Suasana malam di Israel kembali tegang. Sirene peringatan serangan udara meraung di beberapa wilayah, mendesak warga bergegas mencari perlindungan di selter terdekat. Pemicunya? Iran kembali meluncurkan rudal ke arah negara Yahudi itu.
Menurut keterangan militer Israel, serangan terjadi pada Senin malam. Mereka mengaku telah mengidentifikasi ancaman rudal yang datang dan langsung berupaya mencegatnya. Namun begitu, detail lebih lanjut tentang efektivitas pertahanan itu belum sepenuhnya jelas.
Di sisi lain, kabar baik datang dari layanan darurat setempat, Magen David Adom. Mereka menyatakan belum menerima laporan korban jiwa akibat serangan terbaru ini. Situasinya masih berkembang, tapi setidaknya untuk sementara, berita itu sedikit meredakan kecemasan.
Tak lama setelah diserang, Israel langsung membalas. Militer mereka mengklaim telah menyerang peluncur rudal milik Iran yang digunakan untuk melancarkan serangan tadi. "Kami telah menyerang peluncur rudal yang meluncurkan rudal ke arah Israel beberapa saat yang lalu," begitu bunyi pernyataan resmi mereka.
Serangan balasan ini sepertinya bukan yang pertama di hari itu. Sebelum Iran meluncurkan rudalnya, Israel sendiri telah mengumumkan apa yang mereka sebut sebagai "gelombang serangan luas" terhadap Teheran. Itu adalah serangan kedua yang mereka lakukan hanya dalam hitungan hari. Jadi, aksi saling serang ini seperti memperpanjang daftar ketegangan yang sudah memanas antara kedua negara.
Artikel Terkait
Warga Italia Diamankan di Denpasar Usai Mengamuk Saat Ditilang, Polisi Rekomendasikan Deportasi
OREO Berbagi Seru Jangkau 7.000 Siswa di 7 Provinsi untuk Pemerataan Akses Pendidikan
Indonesia Dorong Perlindungan Warisan Budaya Takbenda Global Lewat Pencalonan di Komite UNESCO
Polda Papua Barat Daya Buru 7 DPO Pembunuh Dua Anggota Marinir di Maybrat