Ledakan di Karakas, Venezuela Desak Sidang Darurat DK PBB
Karakas diguncang serangan militer Amerika Serikat pada Sabtu (3/1/2026) dini hari. Suara ledakan keras membangunkan warga yang tengah terlelap. Bukan cuma satu dua ledakan. Dentumannya terdengar di sejumlah distrik, bahkan sampai ke Bandara Internasional Simon Bolivar di Maiquetia dan kawasan pelabuhan La Guaira.
Serangan itu ternyata bagian dari operasi skala besar. Tak lama setelah kejadian, Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi. Militernya, kata dia, tak hanya menyerang. Mereka juga menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro beserta sang Ibu Negara. Keduanya lalu dibawa keluar dari Venezuela.
Respon Venezuela pun datang. Mereka geram.
Artikel Terkait
Mentan: Stok Beras Nasional Capai 5 Juta Ton, Tertinggi Sejak Indonesia Merdeka
BGN Jelaskan Alasan Anggarkan Rp113 Miliar untuk Jasa Event Organizer
Inflasi AS Melonjak ke Level Tertinggi Setahun Akibat Konflik Iran dan Harga BBM
Wamenkominfo: Infrastruktur Telekomunikasi Kunci Utama AI untuk Dongkrak Pertanian