Suasana tegas kembali menyelimuti kawasan Teluk. Senin (9/3) lalu, Iran melancarkan rentetan serangan baru, kali ini menyasar instalasi-instalasi minyak di sejumlah negara tetangganya. Salah satu target yang kena adalah kilang minyak di Bahrain.
Harga minyak dunia sendiri sudah meroket belakangan ini. Kekhawatiran akan pasokan yang terganggu jadi penyebab utamanya, terutama sejak ketegangan antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel memanas lagi akhir Februari. Nah, serangan drone yang beruntun ini makin memicu ketidakpastian.
Menurut laporan AFP, fasilitas minyak Al Ma'ameer di Bahrain yang luas itu jadi sasaran. Serangan itu memicu kebakaran dan menyebabkan kerusakan yang cukup signifikan. Akibatnya, perusahaan energi milik negara Bahrain, Bapco, tak punya pilihan lain.
Mereka terpaksa menyatakan force majeure.
Artikel Terkait
BNPP Turun Langsung ke Aceh, Fokus Buka Akses Jalan Pascabanjir
Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas Rp 60 Miliar
Gubernur Kalsel Soroti Relevansi Falsafah Waja Sampai Kaputing untuk Bangun Karakter Bangsa
Satgas Jembatan Laporkan 218 Jembatan Selesai, Target 7.000 Awal Tahun Depan