"Jangan disuruh syaratnya TOEFL 700 atau 800. Ya itu mah cuma buat orang-orang kaya aja," ucapnya dengan nada getir.
Di sisi lain, Bahlil juga menyemangati para santri untuk tak pernah berhenti berjuang. Masa depan, katanya, bukan soal siapa yang paling pintar atau paling kaya. Ia punya filosofi sendiri.
"Masa depan itu... yang cepat akan mengalahkan yang lambat. Kalau saya tidak cepat, mana mungkin bisa jadi Ketum Golkar?"
"Jadi, cepat, tangguh, dan fight!" serunya memompa semangat.
Agenda ini merupakan bagian dari safari Ramadan Partai Golkar. Tampak hadir mendampingi, sejumlah petinggi partai seperti Waketum Ace Hasan Syadzily dan Meutya Hafid, Sekjen Muhammad Sarmuji, hingga Agus Gumiwang Kartasasmita. Beberapa nama lain seperti Puteri Komarudin, Dave Laksono, dan Dewi Asmara juga turut meramaikan kunjungan yang penuh dengan obrolan hangat ini.
Artikel Terkait
Konflik Timur Tengah Tahan 270 WNA di Bali, Imigrasi Beri Keringanan
Bocoran Desain CAD Ungkap Wujud dan Spesifikasi iPhone Fold Apple
Qarrar Firhand Rebut Posisi 10 Besar di Final WSK Super Master Series Italia
Israel Balas Serangan Rudal Iran dengan Hantam Peluncur Rudal