Jakarta kembali digenangi air. Sejak subuh, hujan deras yang tak henti-hentinya telah mengubah sejumlah ruas jalan utama dan permukiman menjadi kolam berwarna kecokelatan. Menurut sejumlah saksi, genangan air di beberapa titik terlihat begitu dalam, hingga menyulitkan kendaraan roda dua untuk melintas.
Data terbaru dari BPBD DKI Jakarta pada Minggu siang ini cukup mencengangkan. Setidaknya, 148 Rukun Tetangga (RT) dan 20 ruas jalan tercatat terendam. Yang paling parah, ketinggian airnya bahkan ada yang menyentuh angka satu setengah meter.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, mengonfirmasi hal tersebut.
"BPBD mencatat saat ini terdapat 148 RT dan 20 Jalan tergenang," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (8/3/2026).
Lalu, apa penyebabnya? Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, langsung menunjuk pada besarnya curah hujan yang mengguyur ibukota. Angkanya luar biasa.
"Hari ini di Jakarta dan sekitarnya, curah hujan itu 264 mm per hari. Itu termasuk curah hujan yang sangat, sangat, sangat tinggi," tegas Pramono saat berbincang dengan awak media.
Dia menjelaskan, upaya penanggulangan sebenarnya sudah dijalankan sejak malam. Tim sudah dikerahkan untuk memompa air dari titik-titik rawan. Namun begitu, ancaman belum sepenuhnya berlalu. Pramono mengingatkan bahwa Jakarta masih harus bersiap menerima aliran air dari daerah penyangga di sekitarnya.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Siap Berikan Taklimat Nasional Soal Dampak Krisis Global
Trump Kritik Penunjukan Putra Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran
Analisis Video dan Pakar: Rudal Tomahawk AS Diduga Hantam Sekolah Dasar di Iran, 110 Anak Tewas
Ketua Umum MPN Pemuda Pancasila Diperiksa KPK Lagi Terkait Kasus Rita Widyasari