Stok pangan nasional, terutama beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman. Begitulah penegasan Perum Bulog yang menyatakan cadangan kita cukup hingga akhir tahun nanti. Masyarakat pun diminta untuk tenang dan tidak perlu terburu-buru memborong kebutuhan.
Menurut Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, angka Cadangan Beras Pemerintah yang mereka kelola sudah mencapai 3,74 juta ton. Dan ini diprediksi bakal terus bertambah.
“Stok beras yang dikuasai Bulog saat ini berada pada level yang sangat kuat, yakni sekitar 3,74 juta ton,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (10/3/2026).
“Dengan adanya panen di berbagai daerah serta upaya penyerapan yang terus kami lakukan, kami memproyeksikan stok tersebut akan meningkat dan pada akhir Maret dapat mencapai kisaran 4,5 hingga 5 juta ton.”
Jadi, bukan sekadar klaim kosong. Proyeksi kenaikan itu didasari oleh musim panen yang sedang berlangsung di sejumlah wilayah, ditambah dengan program penyerapan gabah dan beras lokal yang rutin dilakukan. Artinya, angka tadi kemungkinan besar akan membengkak dalam beberapa pekan ke depan.
Lalu bagaimana dengan minyak goreng? Di sisi lain, distribusi minyak goreng juga diklaim lancar. Bulog mendapat jatah tetap sekitar 46 juta liter Minyakita per bulan lewat aturan DMO dari Kementerian Perdagangan. Pasokan yang menurut mereka sangat mumpuni.
Artikel Terkait
Portofolio Pembiayaan Berkelanjutan BRI Tembus Rp811,9 Triliun
Prabowo: Ketahanan Pangan Indonesia Aman di Tengah Ketegangan Global
Iran Bantah Tutup Selat Hormuz, Tuding AS dan Israel Sebabkan Sepinya Lalu Lintas
Harga Telur Ayam Ras di 210 Daerah Tembus Batas Acuan Jelang Lebaran 2026