Di sirkuit legendaris South Garda Karting, Italia, Minggu sore (8/3/2026) lalu, Qarrar Firhand menutup WSK Super Master Series dengan cara yang spektakuler. Pembalap muda Indonesia itu tak sekadar ikut meramaikan. Di kelas OK yang diisi puluhan talenta terbaik dunia, ia malah melakukan aksi pengejaran dramatis untuk merebut posisi 10 besar.
Perjalanannya di seri penutup ini benar-benar menguji nyali. Bayangkan, ia harus berhadapan dengan 75 pembalap dari berbagai negara di ajang paling kompetitif di Eropa. Tapi kecepatan Qarrar memang layak diperhitungkan.
Ia mencatat waktu lap tercepat 46,245 detik, dengan kecepatan puncak menyentuh 106,4 km/jam. Konsistensi itu pula yang dibawanya ke babak kualifikasi.
Namun begitu, persaingan di sesi Heats ternyata sangat sengit. Qarrar harus puas duduk di peringkat ke-18 dengan koleksi 55 poin. Tapi semua berubah di babak Pra-Final. Seolah menyimpan tenaga, di Pra-Final B ia tampil agresif dan melesat hingga finis keempat. Sebuah lompatan yang mempersiapkan panggung untuk penampilan puncaknya.
Puncak Performa di Final
Balapan Final yang digelar sepanjang 17 putaran itu jadi momen pembuktian. Tekanannya luar biasa. Memulai dari posisi sulit di tengah kepungan pembalap-pembalap tangguh, Qarrar tak panik. Dengan kesabaran, ia merayap naik perlahan. Manuver demi manuver dilakukannya, dan di putaran terakhir, posisi kesepuluh akhirnya berhasil dikunci.
"Balapan ini benar-benar menguji batas fisik dan mental karena semua pembalap terbaik berkumpul di sini," ujar Qarrar usai balapan.
"Memulai dari posisi yang cukup jauh di belakang bukan hal mudah, tapi saya fokus untuk tetap konsisten dan mengambil setiap peluang di tiap tikungan. Bisa menembus 10 besar di tengah persaingan seketat ini adalah hasil kerja keras seluruh tim."
Apresiasi untuk Pendukung Utama
Pencapaian ini, tentu saja, bukan usaha seorang diri. Di balik torehan membanggakan di aspal Eropa itu, ada dukungan penuh dari para mitra yang setia mendampingi. Dukungan itulah yang menjadi bahan bakar semangatnya, mendorongnya untuk terus konsisten dan memberikan yang terbaik di setiap lintasan.
(UDA)
Artikel Terkait
Warga Italia Diamankan di Denpasar Usai Mengamuk Saat Ditilang, Polisi Rekomendasikan Deportasi
OREO Berbagi Seru Jangkau 7.000 Siswa di 7 Provinsi untuk Pemerataan Akses Pendidikan
Indonesia Dorong Perlindungan Warisan Budaya Takbenda Global Lewat Pencalonan di Komite UNESCO
Polda Papua Barat Daya Buru 7 DPO Pembunuh Dua Anggota Marinir di Maybrat