Suara sumbang sudah lama terdengar di Santiago Bernabeu. Musim ini, atmosfer di stadion megah itu kerap dipenuhi oleh kekecewaan. Tapi yang menarik, sorotan kemarahan suporter Real Madrid tak hanya mengarah ke lapangan atau bangku cadangan. Sorotan itu, menurut sejumlah saksi yang hadir langsung, justru mengarah ke arah kotak presiden tempat Florentino Perez biasa menyaksikan pertandingan.
Tekanan dari fans itu rupanya tak bisa dianggap angin lalu. Posisi Presiden Perez sendiri kini mulai mendapat guncangan. Performa tim yang dianggap mengecewakan memicu wacana perombakan besar-besaran, dan itu mungkin tak cuma berhenti di ruang ganti pemain.
Memang, nama pelatih sementara Alvaro Arbeloa kerap disebut. Tapi manajemen klub konon sudah melirik jauh ke depan, menyiapkan kandidat pengganti untuk musim panas nanti. Beberapa nama besar seperti Allegri, Unai Emery, hingga Mauricio Pochettino disebut-sebut masuk dalam daftar. Namun begitu, perubahan yang lebih radikal mungkin akan terjadi.
Laporan dari ESPN menyebut, jika musim ini berakhir tanpa piala, sebuah "revolusi" di tubuh eksekutif klub sangat mungkin terjadi. Dan ini bukan omong kosong belaka.
Nama Juni Calafat tiba-tiba mencuat dalam pusaran badai ini. Pria asal Brasil yang sudah mengabdi 12 tahun di klub, dan menjabat sebagai Head Scout sejak 2017, posisinya dikabarkan ikut terancam. Reputasinya selama ini sangat solid. Dialah otak di balik transfer pemain-pemain muda brilian seperti Vinicius Junior dan Rodrygo Goes, yang sekarang jadi tulang punggung tim.
Artikel Terkait
Newcastle Siap Balas Dendam, Barcelona Waspadai Atmosfer Panas St James Park
Undian Piala FA Picu Kontroversi, Aksi Joe Hart Dituding Curang
Manchester City Vs Liverpool Jadi Duel Utama Perempat Final Piala FA
Sponsor dan Basis Suporter Jadi Tulang Punggung Finansial Persib