Honda Insight yang legendaris itu akhirnya kembali. Tapi jangan bayangkan mobil yang sama. Kali ini, ia hadir dalam wujud yang benar-benar baru: sebuah kendaraan listrik murni yang justru akan diproduksi di China.
Ya, Anda tidak salah dengar. Model yang dulu dikenal sebagai hybrid massal pertama dari pabrikan Jepang itu, kini akan dirakit di Tiongkok dan diekspor balik ke pasar domestik Jepang. Langkah ini cukup mengejutkan, tapi sekaligus menunjukkan strategi Honda yang pragmatis. Mereka memanfaatkan kapasitas produksi EV yang sudah mapan di China untuk mengisi kekosongan dalam lini produk hijaunya.
Pada intinya, Insight baru ini adalah Honda e:NS2 yang sudah beredar di pasar China. Nama "Insight" dipilih lagi untuk membangkitkan nostalgia dan pengakuan merek yang kuat dari masa lalu. Mobil ini dibangun di atas platform khusus, e:N Architecture F, yang terpisah dari seri Ye.
Menariknya, Honda memilih e:NS2 yang desainnya seperti perpaduan fastback dan crossover, bukan model SUV yang lebih besar. Pilihan ini sepertinya pertimbangan matang. Mereka mencari keseimbangan antara aerodinamika yang baik dan ruang yang cukup, sesuatu yang dianggap lebih cocok dengan selera dan kondisi lalu lintas perkotaan di Jepang.
Dari sisi performa, tenaganya berasal dari motor listrik depan dengan daya maksimal sekitar 201 hp. Baterainya adalah paket lithium-ion 68,8 kWh dari pemasok ternama, CATL. Untuk jarak tempuh, klaimnya mencapai 545 km berdasarkan standar CLTC China, dan diperkirakan tetap sekitar 500 km dalam pengujian WLTC yang lebih ketat di Jepang.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Pemerintah Susun Peta Jalan Ekspor Beras, Soroti Masalah Kualitas
Serangan Fasilitas Minyak Iran Ganggu Distribusi Bahan Bakar di Teheran
Night Run 100 Meter Polres Rohil Serukan Ramadhan, Cegah Balap Liar
Pria Tewas Diduga Bunuh Diri dengan Jatuh dari Lantai Tiga Mal Pondok Indah