Tema untuk 2026: Hak, Keadilan, Aksi
Jadi, nanti tanggal 8 Maret, bakal ada lagi unjuk rasa dan aksi solidaritas di berbagai penjuru. Tujuannya satu: menuntut hak dan keadilan yang setara. Bukan cuma di atas kertas, tapi benar-benar bisa dinikmati dalam kenyataan.
Faktanya saat ini masih timpang. Data menunjukkan, secara hukum, hak yang diakui untuk perempuan rata-rata cuma 64% dari apa yang dimiliki laki-laki. Coba bayangkan. Dalam hal-hal mendasar mulai dari urusan kerja, keamanan, kepemilikan properti, sampai persiapan pensiun aturan yang ada seringkali masih merugikan perempuan.
Makanya, tema tahun 2026 diusung dengan tegas: "Rights. Justice. Action. For ALL Women and Girls".
Seruannya adalah tindakan nyata. Meruntuhkan semua hambatan menuju keadilan: mulai dari hukum yang diskriminatif, penegakan yang lemah, sampai norma-norma sosial usang yang terus menggerogoti hak perempuan.
Puncak acaranya nanti akan berpusat di Markas Besar PBB, New York, lewat forum Komisi Status Perempuan (CSW70). Itu kan forum tahunan terbesar PBB yang khusus membahas kesetaraan gender. Jadi, pesan tahun ini memang ditegaskan: semua bicara tentang hak, keadilan, dan aksi. Tanpa terkecuali.
Artikel Terkait
Banjir di Jalan Kapten Tendean Picu Macet Parah, Polisi dan TNI Turun Tangan
DPR Desak Pemerintah Pastikan Stok BBM Aman Jelang Mudik Lebaran 2026
Gubernur DKI Akui Banjir Jakarta Tak Mungkin Hilang Sepenuhnya
Kapolri Instruksikan Kapolda Siapkan Aplikasi Panic Button untuk Mitra Ojol