Lebih dari 14.700 Jemaah Umrah RI Telah Dipulangkan, 158 Orang Masih Menunggu Penjadwalan

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 09:15 WIB
Lebih dari 14.700 Jemaah Umrah RI Telah Dipulangkan, 158 Orang Masih Menunggu Penjadwalan

Gelombang kepulangan jemaah umrah Indonesia dari Arab Saudi terus berjalan. Menurut pantauan terbaru, sudah ribuan orang yang tiba dengan selamat di Tanah Air. Ini tentu jadi kabar yang melegakan di tengah situasi tegang di kawasan Timur Tengah.

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, memberikan rinciannya lewat sebuah keterangan video pada Sabtu (6/3/2026).

"Berdasarkan laporan lapangan per 5 Maret, ada 2.735 jemaah yang sudah pulang. Kalau dihitung secara kumulatif sejak 28 Februari lalu, angkanya mencapai 14.796 jemaah Indonesia yang telah berhasil kembali,"

Namun begitu, prosesnya belum sepenuhnya tuntas. Masih ada sebagian jemaah yang harus menunggu. Ichsan mengakui, saat ini tercatat 158 orang yang antre penjadwalan ulang penerbangannya. Mereka tersebar di Jeddah dan Makkah.

"Kami terus mendampingi mereka. Layanan harus tetap berjalan sampai semua bisa pulang dengan aman. Pemerintah punya komitmen kuat: tidak boleh ada satu pun jemaah kita yang terlantar,"

Ia menambahkan,

"Kami paham, setiap jemaah punya cara sendiri menghadapi kondisi seperti ini. Tapi sekali lagi, prioritas kami jelas: memastikan keselamatan dan kepulangan mereka semua."

Di sisi lain, koordinasi digenjot. Kemenhaj bukan cuma berhubungan dengan para penyelenggara travel umrah, tapi juga menjalin komunikasi dengan sejumlah kementerian lain. Kerja sama ini terutama penting untuk menangani kasus-kasus jemaah yang penerbangannya transit.

“Kami minta para jemaah untuk tetap tenang,” pesan Ichsan. Menurutnya, ketenangan dan perhatian pada informasi yang diberikan tim di lapangan adalah kunci selama proses kepulangan ini.

Lalu, bagaimana rincian hariannya? Sejak 28 Februari hingga 5 Maret 2026, total 14.796 jemaah telah dipulangkan. Berikut perinciannya:

  • 4.200 jemaah pada 28 Februari 2026
  • 2.047 jemaah pada 1 Maret 2026
  • 3.813 jemaah pada 2-3 Maret 2026
  • 2.001 jemaah pada 4 Maret 2026
  • 2.735 jemaah pada 5 Maret 2026

Upaya pemulangan ini menjadi perhatian serius, terlebih dengan latar eskalasi geopolitik yang terjadi. Semua pihak berharap prosesnya bisa segera diselesaikan tanpa kendala berarti.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar