Jadi, garis batasnya adalah terbitnya fajar.
Satu hal lagi yang sering ditanyakan: niat. Saat sahur, jangan lupa untuk melafalkan niat puasa Ramadan. Bagi yang menganut mazhab Syafi'i, niat ini termasuk rukun puasa.
Berikut lafal niatnya:
نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانِ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ
"Nawaitu shouma ghodin 'an adaain fardhi syahri romadhooni haadzihissanati lillahi ta'aala."
Artinya, "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta'ala."
Memang, para ulama sepakat bahwa sahur itu sunnah. Puasa tetap sah meski tanpa sahur. Tapi, ada baiknya kita mengikuti sunnah Nabi dengan mengakhirkan waktu sahur mendekati Subuh.
Seperti dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Ahmad, dikatakan bahwa umat ini akan selalu dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur.
Semoga informasi jadwal dan ulasan singkat tentang sahur ini bermanfaat. Selamat menunaikan ibadah puasa.
Artikel Terkait
Studi Ungkap Dampak Ekonomi Ramadan: Harga Pangan Naik, Produksi Industri Turun
BI Ingatkan Bahaya Tukar Uang di Pinggir Jalan, Ajak Masyarakat Gunakan Layanan Resmi
BRIN Temukan Mikroplastik di Kedalaman 2.450 Meter di Jalur Arus Lintas Indonesia
HNW: Ramadan Momentum Perkuat Iman, Ilmu, dan Amal untuk Keunggulan Umat