Christhoper Natanael Raja
Jakarta, TVRINews
Ketegangan di Timur Tengah yang kian memanas ternyata berdampak langsung pada agenda diplomasi Indonesia. Kementerian Luar Negeri memutuskan untuk menangguhkan sementara semua pembahasan mengenai implementasi Board of Peace (BoP). Fokus utama pemerintah sekarang bergeser sepenuhnya ke situasi keamanan di lapangan.
Juru Bicara Kemlu, Yvonne Mewengkang, dengan gamblang menyampaikan hal itu dalam sebuah briefing pers di Jakarta, Jumat (6/3/2026). Menurutnya, prioritas nomor satu saat ini adalah keselamatan Warga Negara Indonesia di wilayah konflik dan mengantisipasi kemungkinan eskalasi yang lebih luas.
"Segala pembahasan tentang BoP saat ini ditangguhkan, atau istilahnya on hold," tegas Yvonne.
Dia melanjutkan, "Fokus diplomasi kita sekarang cuma satu: memastikan perlindungan WNI dan menyiapkan langkah antisipatif. Dalam seminggu terakhir, sama sekali tidak ada pertemuan khusus yang membahas mekanisme BoP."
Artikel Terkait
Intelijen AS: Rusia Diduga Beri Data Sensitif ke Iran untuk Incar Aset Militer AS di Timur Tengah
Pemerintah Tetapkan Aturan Penyeberangan Khusus untuk Mudik Lebaran 2026
Andre Rosiade Bagikan 500 Paket Sembako ke Warga Jati Jelang Ramadan
Prancis Perkuat Armada di Mediterania dan Teluk Amid Ketegangan Timur Tengah