Isu tentang anggaran mobil ambulans di Kutai Timur sempat ramai di media sosial. Kabarnya, pemerintah daerah setempat menganggarkan dana fantastis, Rp 9 miliar, hanya untuk satu unit kendaraan tersebut di RUP 2024. Tapi, kabar itu langsung dibantah tegas oleh Pemkab Kutim.
Menurut Uud Sudiharjo, Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kutai Timur, informasi yang beredar itu tidak akurat. Angka sebesar itu, jelasnya, bukan untuk satu mobil saja.
"Informasi yang menyebutkan bahwa anggaran Rp 9 miliar diperuntukkan hanya untuk satu unit ambulans adalah tidak benar dan tidak sesuai fakta dokumen pelaksanaan kontrak,"
katanya melalui pernyataan resmi.
Jadi, apa sebenarnya yang terjadi? Uud menjelaskan bahwa nilai Rp 9 miliar itu merupakan total pengadaan untuk beberapa unit ambulans sekaligus. Ditambah lagi, anggaran itu juga mencakup kelengkapan teknis, karoseri medis, dan perlengkapan standar lainnya. Jadi, hitungannya bukan cuma bodi mobil belaka.
Artikel Terkait
Bupati Pekalongan Ditangkap KPK Saat Mengisi Daya Mobil Listrik di Semarang
BSI Pastikan Stok Aman Jelang Lonjakan Permintaan Emas 44 Persen
Tim Hukum Yaqut Pertanyakan Keabsahan Kerugian Negara Rp 622 Miliar dalam Kasus Kuota Haji
Gubernur Jabar Siapkan Saluran Darurat untuk Warga di Tengah Ketegangan Timur Tengah