Di tengah memanasnya ketegangan antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti nasib warganya yang berada di kawasan Timur Tengah. Ia menyampaikan harapan agar mereka semua tetap dalam kondisi aman. Kekhawatiran itu wajar, mengingat situasi yang bisa berubah setiap saat.
Nah, bagi yang membutuhkan bantuan, pemerintah provinsi menyediakan saluran khusus. Masyarakat Jabar bisa menghubungi nomor telepon 082126030038. Intinya, nomor itu disiapkan sebagai langkah antisipasi. Tujuannya jelas: memastikan keamanan dan keselamatan warga, sekaligus menjadi titik hubung jika terjadi sesuatu.
Dalam keterangan tertulisnya Rabu lalu, Dedi Mulyadi – yang akrab disapa KDM – juga menyelipkan harapan di bulan Ramadan.
"Semoga kita dalam keadaan sehat, nyaman dan khusyuk berpuasa,"
ujarnya.
Sementara dari Tehran, respons sudah bergulir. Kedutaan Besar RI di sana ternyata telah lebih dulu mengeluarkan surat imbauan resmi. Isinya ditujukan untuk seluruh Warga Negara Indonesia yang berada di Iran. Mereka diminta segera mengambil langkah-langkah konkret untuk mengamankan diri sendiri dan keluarga. Bukan cuma itu.
WNI juga diharapkan aktif memberikan pembaruan informasi terkait situasi di wilayah mereka masing-masing. Caranya, melalui grup koordinasi yang sudah disediakan oleh KBRI Tehran. Ini penting agar pihak kedutaan bisa memetakan kondisi dengan cepat.
"Semua WNI diharapkan mematuhi aturan dan arahan dari otoritas keamanan di wilayah masing-masing,"
tutup KDM menegaskan poin terakhir. Pesannya sederhana: waspada, koordinasi, dan patuhi prosedur setempat. Langkah-langkah ini mungkin terkesan standar, tapi dalam situasi genting, justru hal-hal mendasar seperti inilah yang sering kali paling krusial.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Dua Pengedar Narkoba dengan Lebih dari 1 Kg Ganja di Perumahan Jonggol
Gubernur DKI Buka Suara soal Lagu Erika, Sebut Lirik Asli Dulu Berisi Kritik Sosial
El Nino Godzilla Ancam Produksi Padi dan Jagung, Pakar UMY Peringatkan Krisis Pangan
Pria di Tangerang Tewaskan Ibu Tiri Diduga Dipicu Penolakan Pinjam HP dan Pengaruh Narkoba