Ia berharap momentum ini bisa memperkuat kolaborasi semua pihak untuk melindungi satwa langka. Harapan yang wajar, mengingat ancaman terhadap populasi gajah Sumatera kian nyata.
Apresiasi juga datang dari Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni. Dalam konferensi pers yang sama, ia menyayangkan praktik brutal dan ilegal yang masih terjadi ini.
"Di sisi lain, kita ketahui gajah Sumatera adalah satwa paling disayangi oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto," ujar Raja Juli.
Tak lupa, Menteri memberikan penghargaan langsung kepada sejumlah perwira tinggi dan menengah Polda Riau yang terlibat dalam pengungkapan kasus. Di antaranya Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan dan Kapolres Pelalawan AKBP John Louis Letedara.
Kasus ini mungkin terungkap, tapi rasanya masih menyisakan kepedihan. Seekor raksasa rimba yang seharusnya dilindungi, justru berakhir dengan cara yang begitu keji.
Artikel Terkait
Warga dan Santri di Lebak Bergantung pada Sumur Keruh di Tengah Kelangkaan Air Bersih
Gempa 4,3 Magnitudo Guncang Gerash, Iran, Tak Ada Korban Jiwa
Macet Parah Landa Jalan Raya Bogor hingga Akses UI Depok Pagi Ini
IHSG Terperosok 43 Poin, Ketegangan Timur Tengah Tekan Pasar