Yang menarik, pesertanya bukan cuma ibu rumah tangga. Latar belakang mereka beragam banget.
Mulai dari ustaz, qori dan qoriah dengan suara merdu, sampai marbot masjid dari berbagai penjuru daerah ikut meramaikan. Suasanya jadi hidup.
“Lama-lama qori, imam masjid, sampai marbot seluruh Indonesia kayaknya pada ikutan,” ungkap Dinar, masih takjub.
Ia mengaku merinding mendengar kualitas bacaan para peserta, yang banyak di antaranya berlatar pesantren. Respons yang begitu besar itu akhirnya mendorongnya untuk berbuat lebih. Dinar berencana menambah jumlah hadiah umrah untuk para pemenang.
Niat awalnya memang sederhana: berbagi dan menyebar energi positif di bulan suci. Di sisi lain, ia juga berharap tak timbul kecemburuan di antara peserta yang jumlahnya kini membeludak.
“Hadiahnya bisa nambah terus. Niatnya memang mau bagi-bagi THR. Jangan iri, kalau rezekinya pasti dapat,” pungkas Dinar Candy menegaskan.
Artikel Terkait
Barcelona Menang 3-0, Atletico Madrid Lolos ke Final Copa del Rey
Pyridam Farma Percepat Ekspansi Pabrik Obat Steril untuk Jawab Lonjakan Permintaan
Carrick Waspadai Tren Negatif Meski Awal Gemilang di Manchester United
Megawati Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei