Isi bantuannya beragam. Ada beras, minyak goreng, gula, hingga teh dan kopi. Harapannya sederhana: sedikit meringankan beban hidup yang diterima oleh mereka.
Namun begitu, kegiatan itu tak berhenti di bagi-bagi sembako saja. Pihak kepolisian juga menyempatkan diri untuk mengingatkan warga tentang beberapa hal penting.
Mereka memberikan sosialisasi agar masyarakat lebih berhati-hati.
"Tentunya kami selaku aparat penegak hukum dari Kepolisian Republik Indonesia pun memberikan imbauan kamtibmas untuk tetap waspada terhadap adanya penawaran-penawaran yang tidak jelas," jelas Kapolsek.
"Seperti pinjam-meminjam, utang-piutang, pinjol, kredit dan arisan yang tidak jelas, diharapkan untuk tidak tergiur terpengaruh ataupun termakan dengan janji, karena akan menyesatkan dan beban semakin berat," tambah dia.
Pesan itu disampaikan dengan harapan warga tak terjebak dalam masalah baru. Di tengah upaya meringankan beban hidup, jangan sampai justru terjerat utang atau penawaran yang meragukan.
Artikel Terkait
Pyridam Farma Percepat Ekspansi Pabrik Obat Steril untuk Jawab Lonjakan Permintaan
Carrick Waspadai Tren Negatif Meski Awal Gemilang di Manchester United
Megawati Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei
Mendikdasmen Ajukan ABT Rp 181 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi