Pemerintah DKI Jakarta punya langkah baru untuk mengendalikan inflasi: memetakan komoditas pangan strategis. Dengan pengelompokan ini, mereka berharap bisa lebih fokus menjaga pasokan dan mencegah lonjakan harga yang kerap bikin resah.
“Kami membagi pangan strategis, kemudian pengaruhnya terhadap inflasi,” jelas Suharini Eliawati, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI, Selasa lalu. “Yang tidak kalah penting untuk Jakarta, bagaimana ketersediaan kita terhadap impor.”
Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Di tengah kondisi global yang serba tak pasti, ancaman gejolak harga dan gangguan pasokan pangan memang nyata adanya.
Nova Harivan Paloh, Ketua Komisi B DPRD DKI, sepertinya sepakat dengan kekhawatiran itu. Dia menekankan, pangan harus jadi perhatian utama. Menurutnya, Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI perlu lebih aktif mendampingi warga, terutama kelompok tani.
“Penguatan kapasitas masyarakat melalui Poktan itu langkah strategis,” ujar Nova.
Artikel Terkait
Wali Kota Bekasi Tegaskan Tak Ada Toleransi untuk Staf TU Diduga Kirim Video Porno ke Siswa
Wamen Bima Arya Tegaskan Penugasan Praja IPDN di Aceh Tamiang adalah Misi Kebangsaan
Golkar Prihatin dan Ingatkan Kader Usai Bupati Pekalongan Terjaring OTT KPK
Menaker Tegaskan THR Wajib Dibayarkan Penuh Paling Lambat H-7 Lebaran