Serangan AS dan Israel ke Iran akhir pekan lalu terus memantik reaksi. Tak cuma dari kalangan politisi, pengamat pun angkat bicara. Salah satunya Anwar Abbas, seorang pengamat sosial ekonomi dan keagamaan yang juga Wakil Ketua Umum MUI.
Menurutnya, sudah waktunya China dan Rusia tampil lebih nyata. "Kalau Israel dibantu Amerika, ya semestinya Iran juga dibantu," ujarnya kepada wartawan, Minggu (1/3/2026).
Anwar berpendapat, kedua negara besar itu perlu unjuk gigi. Dengan menggerakkan armada mendekati kawasan Teluk, misalnya. Hal itu, katanya, bisa membuat Washington berpikir ulang bahkan sepuluh kali sebelum melancarkan serangan lebih jauh. Apalagi, AS sendiri sebenarnya punya catatan kelam dalam intervensi militer.
"Amerika tahu betul. Kalau mereka terseret perang langsung yang berkepanjangan, peluang untuk menang justru kecil. Lihat saja sejarah," tegas Ketua PP Muhammadiyah itu.
Ia lalu menyebut dua contoh: Vietnam dan Afghanistan.
"Di Vietnam dulu, AS akhirnya mundur setelah berhadapan dengan taktik gerilya Tentara Viet Cong. Perjanjian Paris 1973 itu menjadi buktinya," kenang Anwar.
Artikel Terkait
Iran Klaim Serang 27 Pangkalan AS dan Sasaran Israel di Tengah Eskalasi
Presiden Iran Sumpah Balas Dendam Usai Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel
Ramadan Ubah Jam Kerja di Belasan Negara, Termasuk yang Non-Muslim Mayoritas
Iran Serang Dubai, Bandara Tersibuk Dunia Alami Kerusakan