Menteri Ghana Ungkap 55 Warga Negara Tewas di Ukraina Akibat Rekrutmen Ilegal Rusia

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 03:35 WIB
Menteri Ghana Ungkap 55 Warga Negara Tewas di Ukraina Akibat Rekrutmen Ilegal Rusia

Untuk menangani langsung persoalan ini, Ablakwa rencananya akan terbang ke Kyiv minggu ini. Agenda utamanya adalah membahas nasib dua warga Ghana yang saat ini masih ditahan di garis depan.

Dalam pembicaraannya dengan pejabat Ukraina, Andriy Sybiga, terungkap data yang lebih luas. Ternyata, lebih dari 1.780 warga Afrika dari 36 negara berbeda tercatat berperang untuk Ukraina, namun sebagai bagian dari pasukan Rusia. Angka ini menunjukkan betapa luasnya jaringan ini.

“Ini bukan perang kita,” tegas Ablakwa dengan nada prihatin. “Kita tidak bisa membiarkan kaum muda kita menjadi perisai manusia bagi orang lain.”

Pemerintah Ghana, menurutnya, kini berkomitmen penuh untuk melacak dan membongkar semua skema perekrutan ilegal yang beroperasi di negaranya. Tindakan tegas dijanjikan akan menyusul.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar