Tak cuma itu, surat edaran sudah dikirim ke para gubernur, bupati, dan wali kota di seluruh Indonesia. Isinya satu: waspada dan siap siaga.
"Pemerintah daerah diminta memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, memastikan kesiapan personel dan peralatan, serta mengoptimalkan dukungan terhadap posko terpadu yang disiapkan guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik,"
tegas Raditya.
Dukungan personel dan logistik juga akan dikirim ke daerah-daerah yang berpotensi tinggi terdampak, khususnya bencana terkait cuaca seperti banjir atau longsor. Beberapa petugas akan diterjunkan langsung untuk membantu pemantauan di posko-posko terpadu.
Dan jika cuaca benar-benar mengancam, BNPB siap berkoordinasi untuk melakukan operasi modifikasi cuaca. Upaya itu dilakukan sebagai bentuk mitigasi ekstra, demi memangkas risiko bencana hidrometeorologi yang bisa mengganggu perjalanan pulang kampung masyarakat.
Artikel Terkait
KPK Tetapkan Kepala Seksi Intelijen Cukai sebagai Tersangka Ketujuh dalam Kasus Suap Bea Cukai
Warga AS Jadi Korban Pengeroyokan Sopir Taksi Online di Batam
Menteri Kominfo Ingatkan Masyarakat Waspada Lonjakan Penipuan Digital Jelang Lebaran
Prabowo dan Trump Sepakati Perjanjian Dagang, Tarif Impor AS ke Indonesia Turun Signifikan