"Ya, bahkan ke arah kebijakan hilirisasi yang selama ini digaungkan pemerintah," tegas legislator dapil Jawa Timur itu.
Yang bikin curiga, skema pengadaannya terkesan sudah dipersiapkan dengan matang. Buktinya, rencana pengiriman unit tetap berjalan meski Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad sudah minta ditunda. Dasco ingin menunggu kepulangan Presiden Prabowo Subianto dari kunjungan luar negeri dulu.
Nah, ini yang jadi pertanyaan besar buat Anam. "Pertanyaannya, kenapa DPR sebagai mitra pengawas tidak pernah diajak bicara?" tanyanya. Dia lalu melanjutkan, suaranya terdengar gusar, "Kepada siapa Agrinas bertanggung jawab? Atas perintah siapa dan untuk kepentingan siapa yang bahkan user yang akan menggunakannya tidak tahu."
Semua pertanyaan itu masih menggantung, menunggu jawaban yang jelas. Sementara itu, polemik impor pikap India terus bergulir, menyisakan tanda tanya besar tentang transparansi dan tata kelola proyek strategis negara.
Artikel Terkait
Trem Tergelincir di Milan, Satu Tewas dan Puluhan Luka
Karantina Jambi Perketat Pengawasan Daging Ayam untuk Jamin Keamanan Pangan
BNPB Siapkan InaRISK dan Siaga 24 Jam Antisipasi Bencana Saat Mudik Lebaran 2026
Jenazah Petani Ditemukan di Hutan Pasuruan, Diduga Tersesat Saat Cari Kerja