Suara dentuman keras mengguncang kawasan dekat pusat kota Milan, Jumat (27/2/2026). Sebuah trem tergelincir dari relnya dan menabrak sebuah bangunan. Akibatnya, satu orang tewas dan sekitar dua puluh orang lainnya mengalami luka-luka.
Hingga saat ini, kepolisian setempat masih menyelidiki penyebab pasti insiden ini. Mereka belum membeberkan mengapa trem bisa keluar jalur di kawasan yang justru sedang ramai oleh pekan mode itu. Beberapa ambulans bergegas meluncur ke lokasi. Di tengah kekacauan, petugas pemadam kebakaran terlihat menyelimuti para penumpang yang masih tampak terpana dan syok.
Anna, seorang wanita 27 tahun yang berada di kantornya tak jauh dari situ, mengisahkan detik-detik mengerikan itu.
“Saya hanya mendengar suara dentuman yang sangat keras,” ujarnya.
“Lalu saya melihat sebagian badan trem itu sudah nyemplung ke dalam sebuah toko,” tambah Anna, yang memilih untuk tidak menyebutkan nama belakangnya.
Menurut sejumlah saksi di lokasi, trem itu melaju dengan kecepatan yang tidak wajar sebelum akhirnya tergelincir. Kengerian juga dirasakan oleh salah seorang penumpang yang selamat. Dia mengaku sempat mengira sedang terjadi gempa bumi.
“Saya sedang duduk, lalu tiba-tiba terlempar ke lantai. Bersama penumpang lainnya. Sungguh mengerikan,” kenangnya.
Pemandangan di lokasi cukup memilukan. Trem berwarna kuning dan putih itu teronggok melintang di jalan, persis di pinggiran kawasan bersejarah Milan. Dari informasi yang beredar, salah satu korban luka dilaporkan berada dalam kondisi kritis. Situasi di sekitar lokasi masih tegang, sementara investigasi terus berlanjut untuk mengungkap duduk perkaranya.
Artikel Terkait
Komisaris Meryana Hartono Mundur dari Indonesian Paradise Property
Polisi Sita Lebih dari 23 Ton Bawang dan Cabai Impor Ilegal di Pontianak
KPK Soroti Delapan Kelemahan Krusial dalam Program Makan Bergizi Gratis
Operasi Besar-besaran DKI Tangkap Lebih dari 1 Ton Ikan Sapu-Sapu