Ada kabar baru dari PT Indonesian Paradise Property Tbk, atau INPP. Perusahaan properti ternama itu baru saja mengumumkan pengunduran diri Meryana Hartono dari posisi Komisaris. Pengumuman resminya keluar hari ini, Jumat, 17 April 2026.
Lewat keterbukaan informasi ke BEI, Corporate Secretary INPP, Ispandiati Makmur, menyampaikan berita tersebut.
"Bersama ini kami sampaikan bahwa pada tanggal 17 April 2026 Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Ibu Meryana Hartono selaku Komisaris perseroan,"
Begitu bunyi pernyataan resmi yang dirilis perusahaan. Soal siapa penggantinya? Untuk saat ini, belum ada kepastian. Namun begitu, INPP menyatakan akan segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk membahas dan mengesahkan pengunduran diri ini, sesuai dengan aturan yang berlaku.
Lantas, siapa sebenarnya Meryana Hartono? Melacak jejaknya di laman resmi INPP, karir profesionalnya di dunia komisaris sudah berlangsung cukup lama. Semuanya berawal di tahun 2004, saat ia pertama kali duduk sebagai Komisaris di PT Adrindo Intisarana.
Sejak itu, perjalanannya terus berlanjut. Ia memegang peran serupa di beberapa perusahaan lain, seperti PT Griya Inti Perkasa (sejak 2007), PT Adrindo Intiperkasa (sejak 2008), dan PT Prapat Tunggal Cipta (sejak 2012).
Di sisi lain, kepercayaan yang diterimanya pun terus bertambah. Pada 2018, ia bergabung sebagai Komisaris di PT Propertindo Graha Perkasa, dilanjutkan di PT Pesona Karya Gemilang setahun kemudian. Puncaknya, di tahun 2021 ia dipercaya memimpin sebagai Presiden Komisaris PT Prima Honeycomb International. Belum lama ini, tepatnya 2022, ia juga ditunjuk sebagai Komisaris PT Adrindo Inti Graha.
Jadi, meski mundur dari INPP, Meryana masih punya segudang aktivitas. Saat ini, ia masih menjabat sebagai Presiden Direktur PT Propertindo Prima Investama, posisi yang diembannya sejak 2024.
Soal latar belakang pendidikan, perempuan ini merupakan lulusan Middlesex University, London. Ia berhasil meraih gelar Sarjana (BA Hons) di sana pada tahun 2002.
Pengunduran dirinya tentu menandai babak baru bagi struktur dewan komisaris INPP. Kita tunggu saja hasil RUPS dan siapa nama yang akan mengisi kursi yang ditinggalkannya.
Artikel Terkait
Mantan Kepala Syahbandar Korupsi Dipindah ke Nusakambangan Usai Video Nongkrong di Coffee Shop Viral
RSHS Akui Kekeliruan Penyerahan Bayi, Petugas Terkait Dinonaktifkan
Wamendagri Soroti Keberhasilan Kampung Jambon Gesikan Magelang sebagai Role Model Lingkungan
Polda Sumsel Bersihkan Masjid dan Gereja dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80