Gemah ripah loh jinawi. Ungkapan lama itu sering menggambarkan kekayaan alam Indonesia. Tapi di balik itu, kita hidup di tanah yang labil, dikelilingi oleh lingkaran gunung berapi yang aktif. Fakta inilah yang menjadi titik tolak pernyataan Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, atau yang akrab disapa Rerie, dalam sebuah acara di Semarang, Jumat lalu.
Menurutnya, membangun kesiapsiagaan bencana di masyarakat bukan cuma soal teknis. Itu erat kaitannya dengan nilai-nilai kebangsaan yang kita pegang. "Dampak bencana yang terjadi itu menghadirkan sebuah ujian terhadap solidaritas sosial dan kesetiaan kita pada nilai-nilai kebangsaan yang kita miliki," ujar Rerie.
Pernyataan itu disampaikannya dalam Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI yang mengusung tema penguatan kesiapsiagaan berbasis pengetahuan lokal. Acara digelar di kantor BPBD Provinsi Jawa Tengah.
Rerie melihat, kondisi geografis kita menghadirkan tantangan luar biasa. Karena itu, kesiapan masyarakat harus lebih dari sekadar tangguh. Mereka juga perlu tanggap. Di sinilah, nilai-nilai Pancasila bisa dijadikan dasar etika saat berhadapan dengan musibah.
"Jumlah korban bencana itu bukan sekedar angka statistik, karena kita berhadapan dengan jiwa-jiwa yang memiliki martabat," tegas politikus NasDem itu.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Gratiskan Transportasi Umum Saat Idul Fitri
Gubernur DKI Targetkan Transaksi Ramadan-Lebaran 2026 Tembus Rp 15 Triliun Lewat Jakarta Festive Wonder
Pelajar SMP Tewas Usai Perang Sarung di Grobogan, Enam Remaja Diamankan
Aktivis Laporkan Praktik Tak Manusiawi di Ribuan Panti Disabilitas Mental ke Kemensos