Pernah nggak sih, bertemu orang yang selalu haus perhatian? Setiap obrolan, setiap situasi, rasanya selalu berputar kembali ke dirinya. Memang, diakui atau tidak, kita semua butuh diakui. Tapi kalau sudah berlebihan, dampaknya bisa nggak bagus, baik buat dirinya sendiri maupun buat orang di sekitarnya.
Nah, soal penyebabnya, banyak faktor yang bisa bikin seseorang jadi kayak gitu. Seringnya sih, ini bermula dari masalah psikologis. Mungkin ada luka dari masa lalu, atau rasa percaya diri yang sangat rendah. Makanya, meski kadang bikin capek, cobalah untuk nggak langsung bereaksi negatif. Mereka butuh pertolongan, bukan penolakan.
Lalu, gimana kalau ternyata sahabat atau teman dekat kitalah yang punya kecenderungan seperti ini? Menghadapinya memang butuh trik khusus, biar energi kita nggak terkuras habis.
Pertama, coba untuk tegas menetapkan batasan. Kamu bisa bersikap baik tanpa harus selalu tersedia 24 jam. Katakan dengan halus bahwa kamu punya urusan dan komitmen lain. Ini penting, lho, agar hubungan nggak jadi searah.
Selanjutnya, cobalah alihkan percakapan. Ketika dia mulai lagi-lagi membicarakan dirinya, coba tanyakan hal lain tentang topik yang lebih umum. “Eh, ngomong-ngomong soal liburan, kamu dengar kabar rencana road trip bareng teman-teman kantor?” Cara ini bisa menggeser fokus tanpa terkesan kasar.
Artikel Terkait
Polres Lebak Tetapkan Dua Perempuan Tersangka Penistaan Agama
Pria di Pati Robohkan Rumah Sendiri Usai Dengar Mantan Istri Dilamar Pria Lain
Indonesia Dorong Sistem Royalti Digital Global yang Lebih Adil di Forum ASEAN
Prabowo: Kekuatan Bangsa Berakar dari Penghormatan pada Budaya Sendiri