Jakarta - Ada langkah baru yang digagas Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia (PPI Dunia). Organisasi yang mewadahi mahasiswa Indonesia di luar negeri itu sedang menjajaki kolaborasi dengan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Intinya, mereka ingin kerja sama di bidang sertifikasi dan pengembangan kompetensi bagi pelajar yang sedang menuntut ilmu di berbagai negara.
Dalam sebuah pertemuan, PPI Dunia membeberkan profil organisasi dan sederet program kerjanya. Salah satu yang disoroti adalah Internal Learning Series (ILS), sebuah program yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas internal anggota lewat pelatihan dan tentu saja, sertifikasi. Menurut mereka, minat pelajar dan alumni Indonesia di luar negeri untuk pulang dan berkarier di tanah air ternyata cukup besar. Nah, di sinilah sertifikasi kompetensi dianggap bisa menjadi nilai tambah.
Menanggapi hal ini, Ketua BNSP Syamsi Hari langsung menekankan satu hal. Baginya, meningkatkan kesadaran akan pentingnya kompetensi di kalangan generasi muda adalah kunci untuk memperkuat kualitas SDM Indonesia.
ujar Syamsi dalam siaran pers yang diterbitkan Selasa, 24 Februari 2026.
Dia melanjutkan, sertifikasi yang diterbitkan BNSP sudah diakui secara internasional. Dokumen itu bukan sekadar kertas, melainkan instrumen vital untuk memastikan standar kemampuan tenaga kerja kita. Karena itu, BNSP mendorong PPI Dunia untuk lebih aktif lagi. Peran mereka dibutuhkan untuk mengidentifikasi dan mengintegrasikan sertifikasi-sertifikasi internasional yang relevan dengan kebutuhan pelajar Indonesia.
jelas Syamsi.
Artikel Terkait
Gubernur Papua Barat Daya Serahkan Tiga Puskesmas Keliling Air untuk Jangkau Daerah Kepulauan
Arab Saudi Naikkan Hadiah Kompetisi Hafalan Al-Quran Jadi Rp40 Miliar
Polda Riau Gelar Lomba Lari Gratis untuk Alihkan Aktivitas Balap Liar
Presiden Prabowo Tiba di Yordania, Dikawal Pesawat Tempur dan Disambut Putra Mahkota