Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo berencana bertemu dengan Kepala Kejati DKI Jakarta. Rencananya, pertemuan itu bakal digelar pekan depan. Tujuannya sederhana: Dody ingin memahami lebih jelas soal penggeledahan yang dilakukan penyidik di kantornya beberapa waktu lalu.
"Coba saya next week, lah, ketemu sama Pak Kejati, ngobrol-ngobrol dulu," ujar Dody di kompleks Kementerian PU, Jakarta Selatan, Jumat (10/4/2026).
Ia mengakui, tim penyidik memang telah memasuki dan memeriksa sejumlah ruangan. Tak cuma ruang kerjanya sendiri, ruang Wakil Menteri PU Diana Kusumastuti juga turut digeledah.
Meski belum mendapat penjelasan resmi, Dody menduga kuat penggeledahan ini ada kaitannya dengan proyek renovasi pendopo di lingkungan Cipta Karya. Namun begitu, sikapnya jelas: ia memastikan kementeriannya akan kooperatif. Izin penuh telah diberikan kepada penyidik untuk memeriksa apa pun yang diperlukan. Baginya, ini bentuk dukungan agar proses hukum berjalan transparan.
Di sisi lain, aksi penggeledahan yang dilakukan Tim Pidsus Kejati DKI itu sendiri cukup menyita perhatian. Mereka menyisir dua lokasi berbeda di kompleks Kementerian PU, yaitu Gedung Direktorat Sumber Daya Air dan Gedung Direktorat Jenderal Cipta Karya.
Menteri PU Dody Hanggodo. Foto: Metro TV/Vania Liu
Lantas, apa yang sebenarnya dicari? Dari informasi yang beredar, operasi ini berkaitan dengan penyidikan dugaan korupsi APBN. Fokusnya pada pembangunan sebuah pendopo di area kementerian. Hasilnya, sejumlah barang bukti berhasil diamankan hari itu. Mulai dari tumpukan dokumen fisik hingga barang bukti elektronik, semuanya dibawa untuk penyelidikan lebih lanjut.
Artikel Terkait
Polres Cianjur Berlakukan Sistem Satu Arah di Jalur Puncak Antisipasi Lonjakan Kendaraan Selama Libur Panjang
Hanania Travel Gagal Berangkatkan Ribuan Jemaah, Kerugian Capai Rp60 Miliar
Indeks Literasi Nasional Masih Rendah, Wakil Ketua MPR Dorong Kolaborasi Perluas Akses Bahan Bacaan Berkualitas
Harga Kakao Melonjak 17 Persen Akibat Penutupan Selat Hormuz dan Gangguan Pasok Global