Suasana pagi di sebuah SMA di Jatinegara, Jakarta Timur, tiba-tiba berubah tegang. Sekolah itu mendapat ancaman bom, yang langsung memicu respons cepat dari aparat. Satuan Brimob Polda Metro Jaya bergerak, dan setelah penyisiran mendalam, mereka memastikan tak ada satu pun bom di lokasi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, membenarkan kejadian ini. Menurutnya, tim Gegana sudah turun tangan dan hasilnya nihil. Tak ditemukan alat peledak apa pun.
“Benar, sudah ditangani oleh Gegana. Hasilnya nihil bom,”
kata Budi Hermanto, Selasa (24/2/2026), menegaskan.
Ia menjelaskan, kehadiran Brimob di lokasi adalah bentuk respons cepat polisi terhadap informasi dari masyarakat. Budi, lulusan Akpol 2000, juga mengimbau warga untuk melaporkan gangguan lewat call center 110.
“Apabila membutuhkan bantuan darurat masyarakat bisa menghubungi segera ke call center 110, operator kami siaga 24 jam penuh,”
imbuhnya lagi.
Di sisi lain, Budi Hermanto punya pesan keras: jangan coba-coba menebar ancaman yang bikin panik. Pihaknya akan menindak tegas pelakunya.
Artikel Terkait
Kapolda Riau Serukan Kewajiban Moral Kolektif dalam Festival Seni Konservasi Gajah
12 Pejabat Tulungagung Diperiksa KPK di Jakarta, Termasuk Adik Bupati
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Tersangka, Sita Uang Rp335 Juta dan Sepatu Louis Vuitton Rp129 Juta
KPK Ungkap Kepala OPD di Tulungagung Terpaksa Berutang Penuhi Jatah Bupati