Gelombang kejut dari konflik Timur Tengah ternyata tak cuma dirasakan di sekitar wilayah itu. Menurut laporan terbaru Bank Dunia, dua negara di Asia Tenggara, Vietnam dan Thailand, bakal merasakan pukulan ekonomi yang cukup berat. Proyeksi untuk tahun 2026 menunjukkan penurunan pertumbuhan yang signifikan bagi keduanya.
Laporan East Asia & Pacific Economic Update yang baru dirilis pekan ini menyoroti bagaimana ketegangan antara Iran, AS, dan Israel telah menggoyang perekonomian global. Imbasnya langsung terasa: harga energi melambung tinggi.
"Konflik di Timur Tengah telah mendorong kenaikan harga energi, yang secara langsung merugikan negara importir energi,"
Demikian penjelasan Bank Dunia dalam laporannya, seperti dikutip akhir pekan lalu. Nah, Vietnam dan Thailand termasuk yang paling terpapar. Untuk Vietnam, angka pertumbuhannya diprediksi anjlok ke 6,3 persen di 2026. Padahal tahun sebelumnya sempat mencapai 8,0 persen. Lumayan tajam juga penurunannya.
Artikel Terkait
ATR/BPN Terapkan WFH untuk ASN, Jamin Layanan Pertanahan Tetap Optimal
Canva Akuisisi Dua Startup untuk Perkuat AI dan Otomatisasi Pemasaran
BMKG Peringatkan Puncak Musim Kemarau Kering dan Risiko Karhutla Meningkat
Anthropic Pertimbangkan Rancang Chip AI Sendiri di Tengah Lonjakan Pendapatan