Di sisi lain, Muhammad Awaluddin selaku Dirut PT Jasa Raharja menyebut pihaknya akan buka pos pelayanan terpadu di lokasi yang sama. Pos ini merupakan satu dari 25 pos yang disiagakan di jalur mudik nasional.
"Pos ini nanti berkolaborasi dengan semua stakeholder di KM 81, difungsikan sebagai check point station," ungkap Awaluddin.
Fungsinya beragam. Mulai dari mendukung pemeriksaan kesehatan pengemudi, menyediakan info jalur, titik rawan, hingga prediksi kepadatan. Harapannya tentu saja bisa tekan angka kecelakaan.
Sementara untuk infrastruktur, Dedi Gunawan dari Kementerian PU memberi kepastian. Perbaikan di ruas Tol Cipali, termasuk penanganan lubang, ditargetkan tuntas maksimal H-7 hingga H-10 sebelum Lebaran. Pos pemantauan juga disiapkan di rest area dan jalur utama.
"Ini upaya cegah kecelakaan. Soal lubang-lubang tadi, kami usahakan selesai paling lambat H-10," pungkas Dedi.
Usai dari Cipali, rencananya Kakorlantas akan melanjutkan pengecekan ke Tol Cisumdawu. Semua demi memastikan jalur utama benar-benar siap dipadati pemudik nanti.
Artikel Terkait
Iran Klaim Kemenangan dan Tegaskan Kendali Baru atas Selat Hormuz
Akademisi Saiful Mujani Dilaporkan ke Polda Terkait Dugaan Penghasutan
KPK Periksa Tujuh ASN Pekalongan Terkait Dugaan Intervensi Bupati Nonaktif
KPK Tangkap 16 Orang dalam OTT, Termasuk Bupati Tulungagung