Astaghfirullah. Rasanya miris melihat ada yang tega memanfaatkan suasana duka bencana untuk menjatuhkan orang lain. Isu yang beredar itu jelas salah kaprah.
Faktanya, video Pak Anies yang sedang makan bersama warga itu sama sekali bukan direkam di wilayah terdampak Sumatra. Lokasinya justru di Desa Sambirejo, Karanganyar, Jawa Tengah. Acaranya sendiri berlangsung pada 2 Desember 2025 lalu jauh sebelum bencana alam terjadi.
Mau Heran Tapi Mereka Termul
Memang, melihat cara kerja mereka, kita jadi ingin menggeleng-geleng kepala. Tapi begitulah, modusnya selalu sama: ambil satu momen, lalu putar balik konteksnya. Sasaran empuknya ya publik yang sedang dilanda emosi dan keprihatinan.
Di sisi lain, narasi yang dibangun terasa begitu dipaksakan. Padahal, dengan sedikit verifikasi, kebohongannya langsung ketahuan. Sayangnya, kecepatan informasi kadang mengalahkan ketelitian.
Yang jelas, momen di Karanganyar itu adalah bagian dari kunjungan kerja biasa. Suasananya santai, penuh canda tawa dengan warga setempat. Sangat berbeda jauh dengan situasi genting di daerah bencana.
Jadi, sebelum ikut menyebarkan, ada baiknya kita cek dulu. Jangan sampai niat baik membantu korban malah dikotori oleh fitnah yang tak bertanggung jawab. Kasihan warga yang sedang berduka, diperas lagi dengan politik adu domba seperti ini.
Artikel Terkait
Bocah 11 Tahun di Cianjur Ditemukan Tenggelam di Sungai Setelah Dua Hari Hilang, Teman Akhirnya Buka Suara
Alokasi BBM Bersubsidi Sulsel 2026 Diproyeksikan Capai 1,9 Juta Kiloliter, Pertamina Perketat Pengawasan
Lebih dari 170 Ribu Anak di Sulsel Tidak Sekolah, Remaja Usia SMA Jadi Penyumbang Terbesar
Madura United Hajar Bali United 2-0, Jauh dari Zona Degradasi