Kilang Cilacap CSR: Program Mamaku Dongkrak Ekonomi Warga Kutawaru Capai Miliaran Rupiah

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 18:42 WIB
Kilang Cilacap CSR: Program Mamaku Dongkrak Ekonomi Warga Kutawaru Capai Miliaran Rupiah

Kilang Cilacap: Pilar Energi Nasional yang Memberdayakan Masyarakat Kutawaru

Refinery Unit (RU) IV atau Kilang Cilacap tidak hanya menjadi tulang punggung ketahanan energi di Pulau Jawa dengan kapasitas 348 ribu barel per hari, tetapi juga menjadi sumber penghidupan bagi masyarakat sekitar di Kelurahan Kutawaru, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Program CSR Pertamina: Mamaku Kutawaru

PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) menginisiasi program Corporate Social Responsibility (CSR) bernama Mamaku (Masyarakat Mandiri Kutawaru) yang menjadi wadah pemberdayaan masyarakat, khususnya mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) dan Anak Buah Kapal (ABK) yang kesulitan mencari mata pencaharian setelah pulang ke kampung halaman.

Bank Sampah Abhipraya: Solusi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Sirkular

Bank Sampah Abhipraya menjadi program unggulan Mamaku yang mengolah 4,5-6 ton sampah organik dan anorganik per tahun. Program ini memberikan solusi nyata bagi permasalahan sampah di Kutawaru yang tidak memiliki Tempat Pembuangan Sampah (TPS) dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Produk Kreatif Hasil Pengolahan Sampah

Bank Sampah Abhipraya menghasilkan berbagai produk bernilai ekonomi, termasuk: - Furnitur daur ulang - Polybag organik (wellbag) untuk penanaman mangrove - Alat penangkap kepiting (wadong) - Kompos dan cacahan plastik - Atap rumah dari anyaman daun nipah

Dampak Ekonomi Program Mamaku bagi Masyarakat Kutawaru

Program Mamaku menciptakan efek berganda yang signifikan bagi perekonomian lokal:

Kampoeng Kepiting

Menghasilkan omzet Rp 80-90 juta per bulan dari kuliner kepiting cangkang lunak khas Cilacap.

Pasar Amarta

Satu-satunya pasar di Kutawaru dengan omzet mencapai Rp 70 juta per hari dan hampir Rp 3 miliar per tahun.

Pusat Pelatihan dan Pedesaan Swadaya

Omzet Rp 12 juta per bulan dari budidaya sayur, tanaman hias, azola, magot, hingga peternakan.

Pesisir Produktif

Menghasilkan Rp 34 juta per bulan dari pembibitan mangrove, budidaya ikan, kepiting, dan silvofishery.

Komitmen Keberlanjutan Pertamina

Program Mamaku sejalan dengan komitmen Pertamina dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) dan prinsip ekonomi sirkular. Program ini menjadi bukti nyata dampak positif operasional kilang terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar, khususnya di Kutawaru dimana 70% penduduk berpendidikan SMP ke bawah dan 73% berpendapatan di bawah Upah Minimum Kota Cilacap.

Melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat yang terintegrasi, Kilang Cilacap tidak hanya berkontribusi pada ketahanan energi nasional, tetapi juga menciptakan kemandirian ekonomi dan pelestarian lingkungan bagi masyarakat Kutawaru.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar