Penjual Kacamata Keliling di Bali Wujudkan Impian Naik Haji Setelah Menabung 20 Tahun

- Selasa, 05 Mei 2026 | 23:10 WIB
Penjual Kacamata Keliling di Bali Wujudkan Impian Naik Haji Setelah Menabung 20 Tahun

Setelah menabung selama dua dekade, seorang penjual kacamata keliling di Bali akhirnya bisa mewujudkan impiannya untuk menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. Ahmad Nung, demikian pria itu biasa disapa, memastikan diri berangkat tahun ini setelah melalui perjalanan panjang penuh pengorbanan.

“Saya sangat senang dan bahagia, karena tahun ini bisa berangkat haji,” kata Nung saat ditemui usai bersilaturahmi di rumah salah satu tokoh masyarakat Karangasem, Selasa (5/5/2026).

Sejak kecil, ia sudah terbiasa berjualan kacamata keliling untuk membantu orang tuanya memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dengan motor tua, ia berkeliling ke sejumlah tempat wisata, menjajakan dagangannya. Di sela-sela rutinitas itu, keinginan untuk berhaji perlahan tumbuh. Sekitar 20 tahun lalu, ia mulai menyisihkan penghasilan hariannya sedikit demi sedikit.

“Tiap hari saya selalu sisihkan uang untuk ditabung agar bisa naik haji, kadang Rp100 ribu atau Rp200 ribu tergantung banyak dan tidaknya barang dagangan yang laku. Kadang kalau dapat jualan sedikit tidak ditabung, kalau dapat jualan lebih, lebih banyak ditabung,” ujarnya sambil tersenyum.

Perjuangan itu kerap terasa berat. Nung harus menghidupi tujuh anak, termasuk biaya sekolah dan kebutuhan lainnya. Meski begitu, niatnya tak pernah surut. Hingga akhirnya, impian itu menjadi kenyataan tahun ini. Namun, ia mengakui biaya yang dikumpulkan belum sepenuhnya mencukupi.

“Untuk bisa berangkat tahun ini, sebenarnya uangnya masih belum cukup. Untung ada anak dan ponakan yang bantu sedikit untuk biayanya,” ujarnya lirih.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar