Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono, angkat bicara menanggapi pernyataan Amien Rais yang viral dan dinilai menyasar Letkol Teddy. Ia mengingatkan bahwa para tokoh senior memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan dalam bertutur kata di ruang publik.
“Kita semua termasuk para tokoh senior dari bangsa ini, saya dan teman-teman yang tua-tua ini, memiliki tanggung jawab moral untuk memberi teladan dalam berbahasa dan bersikap di dalam ruang publik,” ujar Hendropriyono dalam sebuah video yang diterima pada Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, Letkol Teddy bukanlah figur politik yang bebas nilai sehingga penilaian terhadapnya harus dilakukan secara proporsional dan profesional, bukan berdasarkan emosi semata. Hendropriyono menekankan bahwa kualitas seorang negarawan tidak diukur dari kerasnya kata-kata, melainkan dari kemampuannya menjaga martabat orang lain, bahkan ketika berbeda pandangan.
Ia memahami bahwa Letkol Teddy tidak dapat membalas pernyataan tersebut. Oleh karena itu, publik dinilai perlu menjaga agar kritik tidak berubah menjadi bentuk ketidakadilan. “Bangsa kita ini besar karena adabnya. Jika adab kita jaga, perbedaan tidak akan memecah kita. Tapi jika adab sudah lepas dari kita, kebenaran akan kehilangan makna,” lanjutnya.
Di sisi lain, Hendropriyono mengingatkan bahwa rakyat Indonesia memiliki nilai moral yang diwariskan oleh para pendiri bangsa, salah satunya adalah asas kekeluargaan. “Jadi kita jangan sampai membunuh karakter dari anak kita sendiri,” pungkasnya.
Artikel Terkait
PDI-P Balik Serang Demokrat: Kritik Tak Harus Konstruktif, AHY Dinilai Beri Insinuasi
Menteri Hukum Paparkan Program Posbankum Desa di Forum Hukum Internasional Rusia
Lonjakan Harga Pertamax Dorong Anak Muda Jakarta Beralih ke Transportasi Umum demi Hemat Biaya
Ledakan Keras di Prambanan Bikin Warga Panik, Ternyata Kembang Api untuk Acara Prewedding