Telkom Raih Penghargaan ESG, Bukti Komitmen Tata Kelola yang Berdampak

- Sabtu, 20 Desember 2025 | 15:00 WIB
Telkom Raih Penghargaan ESG, Bukti Komitmen Tata Kelola yang Berdampak

Kamis lalu, tepatnya tanggal 18 Desember 2025, Telkom Indonesia mendapatkan apresiasi yang cukup prestisius. Mereka menerima penghargaan Impact in Good Governance & ESG Practice dari kumparan Awards Impact Makers 2025. Ini bukan sekadar piala atau plakat biasa, tapi pengakuan atas kerja keras yang konsisten.

Komitmen perusahaan dalam menerapkan tata kelola yang baik dan praktik ESG (Environmental, Social, & Governance) lah yang menjadi alasannya. Menurut panitia, langkah-langkah Telkom ini punya dampak nyata.

Di sisi lain, penghargaan ini seolah menegaskan peran Telkom yang kian kuat. Mereka tak cuma bicara soal transparansi dan efisiensi, tapi juga mendorong dampak berkelanjutan bagi masyarakat luas dan industri digital tanah air.

Gunawan Wasisto Ciptaning Andri, VP Sustainability Telkom Indonesia, hadir untuk menerima apresiasi tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menjelaskan pandangannya.

“Tata kelola atau governance excellence itu pondasi utama. Tanpa itu, strategi transformasi digital dan keberlanjutan perusahaan bisa goyah,” ujarnya.

“Bagi kami, keberlanjutan bukan cuma urusan lingkungan. Ini juga soal integritas, transparansi, dan etika di setiap proses bisnis yang kami jalankan,” imbuh Gunawan.

Sepanjang tahun 2025 ini, catatan Telkom memang cukup gemilang. Mereka berhasil mengumpulkan sederet penghargaan terkait tata kelola dan ESG, baik dari dalam maupun luar negeri.

Contohnya, ada pengakuan dari ASEAN Corporate Governance Scorecard yang jadi patokan regional. Belum lagi sertifikasi ISO 37001 Anti-Bribery Management System yang mereka kantongi bukti nyata penguatan praktik antikorupsi di tubuh perusahaan.

Kalau kita lihat ke sektor lingkungan, komitmennya juga konkret. Program GoZero% digulirkan untuk mendukung target nol emisi. Tak ketinggalan, upaya rehabilitasi laut, konservasi hutan, sampai pengelolaan limbah kabel optik mereka lakukan.

Sementara di ranah sosial, program DigiUp berjalan dengan baik. Program yang memberdayakan kompetensi digital bagi siswa SMA/SMK ini sudah menjangkau lebih dari 16.000 peserta. Angka yang tidak kecil.

Perusahaan ini juga aktif mendukung pemberdayaan UMKM. Dan yang patut diapresiasi, mereka memberi perhatian pada penyediaan akses layanan digital yang inklusif, termasuk bagi penyandang disabilitas. Upaya-upaya itulah yang kini mendapat sorotan dan apresiasi.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar