Bencana banjir yang melanda Sumatera Barat beberapa waktu lalu memang menyisakan pekerjaan rumah yang tak mudah. Pemulihan, terutama menyediakan hunian yang layak bagi warga yang terdampak, harus berjalan cepat. Nah, dalam upaya itu, PT Semen Indonesia (SIG) baru-baru ini mengirimkan bantuan 36.000 bata interlock presisi ke Kota Padang. Material ini ditujukan untuk pembangunan hunian tetap di Kampung Talang, Kecamatan Pauh, yang cukup parah terkena dampak bencana hidrometeorologi akhir tahun lalu.
Vita Mahreyni, Corporate Secretary SIG, menekankan bahwa situasi pascabencana menuntut solusi yang tidak hanya cepat, tapi juga kuat dan efisien. Tujuannya jelas: agar masyarakat bisa segera punya tempat tinggal yang aman.
Pengiriman perdana material itu sendiri sudah dilepas langsung dari Pabrik Indarung PT Semen Padang, Kamis (12/2) lalu. Acara pelepasan itu dihadiri oleh Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, bersama Komisaris Utama Sigit Widyawan dan jajaran manajemen lainnya. Mereka melihat langsung bagaimana bantuan tahap pertama ini dikirimkan.
Menariknya, bata interlock presisi ini bukan produk biasa. Menurut Vita, inovasi ini sejalan dengan visi pemerintahan sekarang, khususnya soal percepatan pembangunan infrastruktur perumahan yang merata dan berkelanjutan. Produk ini diklaim bisa menciptakan ekosistem perumahan yang lebih tahan bencana.
Proyek pembangunan huntap di Kampung Talang ini sendiri merupakan hasil kolaborasi antara Kadin Sumatra Barat dan Kadin Indonesia. Lokasi ini dipilih sebagai area percontohan penerapan teknologi bagi korban bencana.
Artikel Terkait
Dana Otsus Papua Triwulan I 2026 Cair Lebih Cepat, 16 Daerah Sudah Terima
Menteri Ekraf Soroti Peran Ruang Kreatif sebagai Fondasi Ekosistem Ekraf Daerah
Kampung Padel Tangerang Bangkitkan Keramaian, Dampak Ekonomi ke Pedagang Masih Beragam
Oknum ASN BPK Ditahan, Kasus Penganiayaan ART di Bogor Masuk Tahap Pemberkasan