Bos Kartel Jalisco El Mencho Tewas dalam Baku Tembak dengan Tentara Meksiko

- Selasa, 24 Februari 2026 | 03:30 WIB
Bos Kartel Jalisco El Mencho Tewas dalam Baku Tembak dengan Tentara Meksiko

Jaringannya luas, lengkap dengan pembunuh bayaran. Mereka bahkan bisa memproduksi senjata sendiri. Ekspansi dilakukan ke berbagai negara bagian, menunjukkan cengkeraman kekuasaannya.

Kekerasan yang diusungnya akhirnya membuat Departemen Luar Negeri AS gerah. Tahun lalu, CJNG ditetapkan sebagai organisasi teroris. AS menuduh mereka terlibat dalam perdagangan fentanyl ilegal, penyelundupan migran, pemerasan, hingga pencurian minyak dan senjata.

Jose Reveles, seorang penulis yang fokus pada perdagangan narkoba, punya analisis tentang El Mencho.

"Dia punya sifat kekerasan yang khas," katanya kepada AFP. "Berbeda dengan kartel lain yang biasanya pakai kekerasan secara defensif, Oseguera tidak ragu menantang semua tingkat pemerintahan."

Serangan-Serangan yang Mencengangkan

Keberaniannya menantang negara benar-benar terbukti pada 2020. Oseguera memerintahkan serangan nekat terhadap Kepala Kepolisian Mexico City saat itu, Omar Garcia Harfuch. Harfuch terluka, sementara tiga orang lainnya tewas. Ironisnya, Harfuch kini justru menjabat sebagai kepala keamanan publik Meksiko.

Itu bukan satu-satunya aksi brutal. Kilas balik ke 2015, saat gelombang teror melanda Jalisco. Anggota CJNG menyergap anggota gendarmerie nasional dan konvoi polisi di sebuah jalan raya. Mereka tak segan menggunakan senjata RPG untuk menjatuhkan sebuah helikopter militer.

Korban berjatuhan. Puluhan orang tewas dalam insiden itu, termasuk 20 polisi dan sembilan tentara. Sebuah pertanda bahwa kekuatan mereka sudah setara bahkan berani melawan aparat negara.

Kini, semua kisah itu berakhir di Tapalpa. Tewasnya El Mencho mungkin menutup satu bab, tapi bab berikutnya untuk perang narkoba Meksiko? Masih gelap dan panjang.

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar