Pungkasnya.
Namun begitu, Tudor tetap mengakui ada banyak hal yang harus dibenahi anak asuhnya. Mereka ingin menekan, tapi eksekusinya berantakan. Para pemain kerap terlambat bergerak, sehingga tekanan tak pernah solid. Kondisi fisik pun dinilainya masih jauh dari kata siap.
"Kami harus lebih tangguh secara fisik karena saat ini kami jauh dari standar,"
Ujarnya lagi. Kekalahan ini memang pahit, tapi bagi Tudor, ini adalah cermin realistis untuk melihat sejauh mana pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.
Artikel Terkait
Harga Plastik Melonjak Drastis, UMKM Makanan dan Minuman Tertekan
Ayah dan Anak di Agats Tewas Usai Saling Serang dengan Parang
BPBD DKI Tegaskan Semua ASN WFO, Tak Ada Pengecualian WFH
Oracle PHK Ribuan Karyawan demi Investasi AI, Tapi Gaji CFO Baru Capai Miliaran Rupiah