London - Tottenham Hotspur benar-benar belum bisa menghentikan tren buruknya di tahun 2026. Kali ini, mereka harus menelan kekalahan pahit di kandang sendiri. Arsenal datang dan membantai dengan skor telak 4-1 dalam lanjutan Premier League, Minggu (22/2). Derby London Utara itu jelas meninggalkan luka bagi para pendukung Spurs.
Di sisi lain, pelatih interim Spurs, Igor Tudor, justru terlihat tak terlalu terpukul. Baginya, kekalahan ini bisa dimaklumi. Waktu persiapannya sangat singkat. Belum lagi, lawan yang dihadapi bukan sembarang tim.
"Ada jarak yang lebar antara kedua tim. Arsenal terlalu kuat untuk kami saat ini dengan berbagai masalah yang kami miliki, tapi ini juga bisa memberi indikasi di mana level kami saat ini,"
Ucap Tudor lewat pernyataan resmi klub. Ia bahkan tak segan memberikan pujian tinggi pada sang lawan.
"Tim Arsenal ini mungkin adalah yang terbaik di dunia sekarang. Jadi, ini bukan pertandingan yang mudah meski derby bisa memberi kami tambahan motivasi, tapi ada hal yang tidak bisa kami ubah dalam tiga atau empat sesi latihan,"
Pungkasnya.
Namun begitu, Tudor tetap mengakui ada banyak hal yang harus dibenahi anak asuhnya. Mereka ingin menekan, tapi eksekusinya berantakan. Para pemain kerap terlambat bergerak, sehingga tekanan tak pernah solid. Kondisi fisik pun dinilainya masih jauh dari kata siap.
"Kami harus lebih tangguh secara fisik karena saat ini kami jauh dari standar,"
Ujarnya lagi. Kekalahan ini memang pahit, tapi bagi Tudor, ini adalah cermin realistis untuk melihat sejauh mana pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan.
Artikel Terkait
Ramadhan di Tenda Bencana: Solidaritas yang Tetap Hidup di Tengah Runtuhnya Rumah
Iran dan Rusia Sepakati Kesepakatan Senjata Rahasia Senilai Setengah Miliar Euro
Kemlu Pastikan 45 WNI di Jalisco Aman Meski Situasi Meksiko Mencekam
Prabowo Saksikan Penandatanganan Kerja Sama Indonesia-Arm untuk Kuasai Teknologi Chip