Anggota DPR Ingatkan Ulang Ancaman Kolaps BPJS Kesehatan pada 2026

- Jumat, 10 April 2026 | 10:30 WIB
Anggota DPR Ingatkan Ulang Ancaman Kolaps BPJS Kesehatan pada 2026

Di Ruang Rapat yang Sama, Peringatan Lama Soal BPJS Kesehatan Bergema Kembali

Charles Honoris, Wakil Ketua Komisi IX DPR, punya ingatan yang tajam. Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan pimpinan BPJS Kesehatan, Rabu (8/4) lalu di Senayan, ia mengingatkan sebuah proyeksi suram yang pernah didengarnya bertahun-tahun silam. Kala itu, direksi lama BPJS menyebut, tanpa intervensi serius, tahun 2026 bisa jadi tahun kolaps bagi keuangan badan penyelenggara jaminan kesehatan nasional itu.

"Saya ingat di ruang rapat ini beberapa tahun yang lalu," ujar Charles, Jumat (10/4).

"Disampaikan kepada kita bahwa kalau tidak ada intervensi secara serius, maka tahun 2026 ini keuangan dari BPJS Kesehatan bisa kolaps, Pak. Saya ingin Bapak menjelaskan kepada kita ketahanannya ini sampai kapan, Pak."

Pertanyaannya itu menggantung. Namun begitu, kekhawatirannya tak cuma soal proyeksi masa depan. Ada janji pemerintah yang hingga kini masih mengambang, yakni suntikan modal tambahan senilai Rp20 triliun untuk memperkuat arus kas BPJS.

"Kelanjutannya sampai mana?" tanyanya lagi. "Karena sepertinya sampai hari ini, saya nggak tahu mungkin nanti Bapak bisa menjelaskan, apakah sudah ada suntikan dari pemerintah?"

Di sisi lain, persoalan akut lain yang disoroti Charles adalah nasib 11 juta peserta yang dinonaktifkan sejak Januari. Meski sempat ada kesepakatan bahwa mereka tetap berhak dilayani, realitas di lapangan ternyata berbelit.

"Kalau di kita ini yang kita pahami, 11 juta yang dinonaktifkan harus bisa mengakses layanan secara gratis, dibiayai oleh pemerintah," jelasnya.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar