Oracle lagi-lagi jadi buah bibir. Perusahaan teknologi raksasa asal AS itu baru saja mengirimkan gelombang kejut ke ribuan karyawannya: kabar tentang pemutusan hubungan kerja atau PHK. Padahal, belum lama berselang, mereka justru mengumumkan perekrutan seorang CFO baru dengan paket gaji yang bikin mata berkedip.
Menurut laporan CNBC International, langkah pengurangan karyawan ini diambil Oracle setelah harga sahamnya terjun bebas. Pemicunya? Komitmen modal yang sangat besar untuk membangun infrastruktur kecerdasan buatan atau AI. Tampaknya, ambisi besar di dunia AI ini harus dibayar mahal, sayangnya dengan posisi pekerjaan banyak orang.
Yang bikin publik makin menyorot, hanya selang beberapa hari dari kabar PHK massal itu, Oracle sudah mengumumkan nama baru di jajaran puncak. Mereka menunjuk Hilary Maxson sebagai Chief Financial Officer. Gajinya? Fantastis.
Melansir NDTV, Maxson akan menerima gaji pokok tahunan sebesar 950 ribu dolar AS. Belum lagi bonus tahunan berbasis kinerja yang ditargetkan mencapai 2,5 juta dolar AS. Bonus itu akan diprorata untuk periode tertentu, mulai April 2026.
Artikel Terkait
Polisi Tangkap Pelaku Penculikan dan Penyekapan Anak 10 Tahun di Cirebon
Geopolitik Panas Ganggu Pasokan Minyak, Aktivis Dorong Percepatan Pengurangan Plastik Sekali Pakai
Empat Pelaku Penipuan Mengatasnamakan Pimpinan KPK Ditangkap di Jakarta
Dari Limbah Gula Merah Bone, Dainichi Kuasai 90% Pasar Indonesia Timur