Saan Mustopa Padukan Bagi-bagi Sembako dengan Konsolidasi Data Jelang 2029

- Senin, 23 Februari 2026 | 23:20 WIB
Saan Mustopa Padukan Bagi-bagi Sembako dengan Konsolidasi Data Jelang 2029

Safari Ramadan Partai NasDem yang digelar Saan Mustopa masih terus berlanjut. Wakil Ketua Umum DPP sekaligus Wakil Ketua DPR RI itu punya dua agenda padat di hari itu.

Pertama, bagi-bagi sembako gratis untuk warga Kabupaten Batang. Acara ini digelar di rumah aspirasi anggota DPR RI, Yoyok Ryo Sudibyo. Ratusan paket bantuan disalurkan, sebuah bentuk kepedulian sosial yang ingin dirasakan langsung masyarakat menyambut bulan suci.

"Ramadan adalah momentum untuk berbagi dan memperkuat empati. Kehadiran kita harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,"

ujar Saan dalam keterangannya, Senin (23/2/2026).

Usai bagi-bagi sembako, perjalanan berlanjut ke Salatiga. Di sana, Saan memimpin konsolidasi internal bersama jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Jawa Tengah. Forum ini serius, membahas persiapan kontestasi 2029 dengan menelusuri jejak elektoral berbasis data.

Pertemuan itu dihadiri sejumlah anggota DPR RI seperti Yoyok Ryo Sudibyo, Sugeng Suparwoto, Nafa Urbach, dan Sri Wulan. Tak ketinggalan, jajaran DPD di lingkup kerja DPW Jawa Tengah juga hadir.

Menurut Saan, DPP kini benar-benar mengedepankan pendekatan riset dan data ilmiah untuk membaca peta politik. Mereka bahkan merekrut tenaga ahli "political science" lulusan S2 dan S3 Harvard University. Data olahan akademis itulah yang kemudian dipaparkan ke kader Jawa Tengah, jadi bahan evaluasi dan dasar buat menyusun strategi.

"Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan insting politik. Semua harus berbasis data," tegasnya.

"Kita membaca tren, membaca pergerakan pemilih, dan memetakan potensi secara objektif."

Di sisi lain, Saan juga menekankan soal mental. Menghadapi tantangan politik ke depan, kata dia, butuh mentalitas petarung dan pemenang.

"Tantangan 2029 akan semakin kompetitif. Karena itu, yang pertama harus ditanamkan adalah mentalitas petarung dan pemenang. Optimisme, tekad kuat, dan ambisi untuk menang harus menjadi karakter seluruh kader,"

paparnya.

Hal lain yang ia soroti adalah infrastruktur partai. Prasyarat partai jadi besar, tegas Saan, ada pada struktur yang terbangun secara masif dan sistemik hingga ke akar rumput.

"Partai besar bukan hanya karena figur, tetapi karena strukturnya hidup, bekerja, dan bergerak secara sistemik. Struktur yang kuat adalah fondasi kemenangan,"

katanya menegaskan.

Jadi, dalam satu hari itu, fokusnya berlapis: kepedulian sosial, pendekatan ilmiah, penguatan mental, dan infrastruktur. Melalui Safari Ramadan ini, Saan ingin menunjukkan bahwa momen ini bukan cuma soal spiritual dan sosial semata. Lebih dari itu, ini adalah momentum untuk memperkuat fondasi organisasi dan strategi politik secara terukur, jauh-jauh hari menuju 2029.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar