Lalu, solusi jangka panjangnya seperti apa?
Yukki mengusulkan tiga langkah strategis. Pertama, perbaiki konektivitas domestik dan tingkatkan efisiensi pelabuhan. Distribusi antarpulau harus cepat, murah, dan bisa diprediksi. Pelabuhan dan transportasi multimoda adalah urat nadi yang tak boleh tersumbat.
Kedua, bangun integrasi data real-time dilengkapi sistem peringatan dini. Dengan informasi produksi, stok, dan arus barang yang tersinkronisasi, potensi kelangkaan atau aksi spekulasi bisa dideteksi lebih awal.
Ketiga, koordinasi lintas pemangku kepentingan harus diperkuat. Pemerintah, forwarder, operator pelabuhan, hingga pedagang ritel perlu bergerak dalam satu harmoni kebijakan.
Sebagai negara kepulauan, tantangan kita memang kompleks. Kita butuh sistem logistik yang tak cuma bisa mengangkut barang, tapi juga menjaga stabilitas ekonomi. Ketahanan rantai pasok adalah fondasinya. Agar nanti, ketika Ramadan dan Lebaran tiba lagi, kita tak lagi disibukkan oleh drama kenaikan harga yang itu-itu saja.
Artikel Terkait
Megawati Terima Kunjungan Dubes Saudi, Bahas Hadiah Anggrek hingga Gelar Doktor Kehormatan
Pekerja Pabrik VKTR Apresiasi Kebijakan Percepatan Elektrifikasi Prabowo
MUI Lampung Bagikan Contoh Khutbah Jumat tentang Menjaga Semangat Ibadah Pasca-Ramadan
Mantan Suami di Pati Robohkan Rumah Gono-Gini Usai Mantan Istri Akan Menikah Lagi