Presiden Sheinbaum Serukan Ketenangan Usai Operasi Militer Tewaskan Bos Kartel El Mencho

- Senin, 23 Februari 2026 | 14:15 WIB
Presiden Sheinbaum Serukan Ketenangan Usai Operasi Militer Tewaskan Bos Kartel El Mencho

“Dalam operasi ini, personel militer Meksiko diserang, dan untuk mempertahankan keselamatan fisik mereka, mereka membalas serangan tersebut. Hal ini mengakibatkan empat anggota kelompok kriminal CJNG tewas di lokasi dan tiga lainnya terluka parah, yang kemudian meninggal dunia saat diterbangkan ke Mexico City,” jelas kementerian.

Pihak berwenang menyatakan bahwa salah satu dari ketiga orang yang terluka parah itu diduga kuat adalah El Mencho sendiri. Namun, identitasnya masih menunggu konfirmasi resmi.

“Di antara yang terakhir tersebut adalah Ruben ‘N’ (alias Mencho); namun otoritas terkait akan melakukan kegiatan forensik untuk memastikan identitasnya,” lanjut pernyataan itu.

Dalam operasi tersebut, pasukan keamanan juga berhasil menangkap dua anggota kartel lainnya. Mereka menyita sejumlah kendaraan lapis baja dan persenjataan berat, termasuk sebuah peluncur roket yang diklaim mampu menjatuhkan pesawat terbang.

Gelombang Kekacauan dan Status Siaga

Kabar tewasnya sang bos kartel langsung memicu gelombang kekerasan balasan di berbagai penjuru. Laporan dari lapangan menyebutkan aksi pembakaran kendaraan, blokade jalan raya, hingga bentrokan bersenjata terjadi di beberapa negara bagian sebagai bentuk protes dari jaringan kriminal yang tersisa.

Menyikapi eskalasi ini, otoritas setempat mengambil langkah antisipasi. Gubernur Jalisco, Pablo Lemus Navarro, tidak mengambil risiko. Ia segera menetapkan status siaga merah dan membatalkan seluruh kegiatan belajar mengajar tatap muka di sekolah-sekolah pada hari Senin untuk melindungi warga.

Situasi yang berkembang pasca-operasi ini menyoroti kompleksitas perang melawan narkoba di Meksiko, di mana sebuah kemenangan taktis seringkali diikuti oleh gejolak keamanan yang tidak terduga. Pemerintah kini berada dalam tekanan untuk mengendalikan situasi sambil memastikan bahwa kematian salah satu buronan paling dicari itu tidak justru memicu perebutan kekuasaan yang lebih berdarah di dalam dunia kriminal.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar