Mudik itu selalu soal rindu. Rindu yang cuma bisa dituntaskan dengan menempuh perjalanan panjang, menyeberangi lautan, untuk akhirnya sampai di pelukan keluarga di kampung halaman. Itulah yang setiap tahun mendorong jutaan orang untuk pulang.
Nah, untuk Lebaran 2026 nanti, PT ASDP Indonesia Ferry punya sejumlah kebijakan baru. Intinya, mereka ingin perjalanan penyeberangan jadi lebih terjangkau, tertib, dan nyaman. Caranya? Melalui program stimulus diskon tarif dan penerapan skema single tarif atau satu harga.
Kebijakan ini bukan muncul tiba-tiba. Ia didasarkan pada Surat Keputusan Bersama sejumlah kementerian dan lembaga, plus surat dari Dirjen Perhubungan Darat soal penerapan tiket satu harga di lintas Merak-Bakauheni. Jadi, sudah melalui koordinasi yang cukup panjang.
Program diskonnya sendiri bakal berlangsung selama 20 hari, mulai 12 hingga 31 Maret 2026. Dampaknya cukup luas, mencakup 14 pelabuhan dan 7 lintasan, baik reguler maupun ekspres. Menurut perhitungan ASDP, anggaran yang disiapkan mencapai Rp 35,55 miliar.
Lantas, siapa yang dapat manfaat? Estimasi ASDP, ada sekitar 403 ribu penumpang dan 945 ribu kendaraan yang bakal merasakan langsung. Kalau dihitung-hitung, kira-kira setara dengan 2,4 juta orang lebih.
Stimulusnya berupa diskon 100% tarif jasa kepelabuhanan. Secara rata-rata, potongan ini setara dengan 21,9% dari total harga tiket penyeberangan. Beberapa lintasan yang masuk program ini antara lain Merak-Bakauheni (PP), Ketapang-Gilimanuk (PP), Lembar-Padangbai (PP), dan beberapa rute lainnya.
Tapi ingat, diskon ini terbatas. Hanya berlaku untuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan penumpang tertentu. Di layanan reguler, meliputi pejalan kaki, kendaraan Gol II dan Gol IVA. Sementara untuk layanan eksekutif, cuma pejalan kaki dan kendaraan Gol II.
Penerapan Single Tarif
Selain diskon, ada lagi nih yang menarik: kebijakan single tarif khusus di lintasan tersibuk, Merak-Bakauheni. Skema ini bakal diterapkan dalam periode tertentu.
Untuk keberangkatan dari Merak, berlaku dari 13 Maret siang sampai 20 Maret sore. Sedangkan dari Bakauheni, mulai 23 Maret dini hari hingga 29 Maret tengah malam.
Artikel Terkait
KPK Periksa Dua Saksi Kasus Korupsi Restitusi Pajak Kalsel
Sampah Meluber di TPS 3R Pulogebang, Warga Khawatirkan Ancaman Penyakit
KPK Periksa Empat Saksi Kasus Pemerasan RPTKA di Malang
Presiden Iran Tegaskan: Gencatan Senjata dengan AS Bergantung pada Penghentian Serangan Israel ke Lebanon