Berbagai upaya dilakukan keluarga, namun tidak membuahkan hasil. "Ternyata si anak sedang mencoba melepaskan jari telunjuknya yang masuk. Setelah dicoba secara mandiri untuk melepaskannya tidak berhasil," ungkap Syaiful.
Melihat kondisi tersebut, orang tua segera menghubungi tim Damkar Kota Depok. Tiga personel dari UPT Cimanggis pun langsung bergerak menuju lokasi kejadian. Dengan peralatan khusus dan teknik yang hati-hati untuk menghindari cedera lebih lanjut, petugas bekerja membebaskan jari sang bocah.
Proses evakuasi membutuhkan ketelitian tinggi mengingat material gayung yang keras dan posisi jari yang sudah terjepit cukup lama. "Untuk evakuasi pelepasan jari yang tersangkut gayung, petugas membutuhkan 1 jam untuk melepaskannya," tutur Syaiful mengakhiri penjelasannya.
Peringatan bagi Orang Tua
Kejadian ini mengingatkan kembali akan pentingnya pengawasan terhadap aktivitas anak, bahkan di area rumah yang dianggap aman seperti kamar mandi. Benda-benda rumah tangga sederhana, seperti gayung dengan lubang berukuran pas, bisa berpotensi menimbulkan bahaya jika digunakan tidak semestinya oleh anak-anak yang sedang penuh rasa ingin tahu. Kesiapsiagaan dan pengetahuan untuk segera meminta bantuan tenaga profesional saat terjadi insiden serupa menjadi kunci utama mencegah komplikasi yang lebih serius.
Artikel Terkait
MRT Istora Mandiri Gelap Sesaat Usai Pemadaman Listrik, Operasional Tetap Normal
Listrik PLN Padam, Operasional KRL di Stasiun Duri Tetap Normal
Gubernur DKI Tegaskan IKJ Tak Pindah dari Cikini, Siapkan Ruang Kreatif di Kota Tua
Polisi Bagikan Roti dan Air Mineral ke Peserta Unjuk Rasa di Monas