MRT Istora Mandiri Gelap Sesaat Usai Pemadaman Listrik, Operasional Tetap Normal

- Kamis, 09 April 2026 | 20:55 WIB
MRT Istora Mandiri Gelap Sesaat Usai Pemadaman Listrik, Operasional Tetap Normal

Suasana di Stasiun MRT Istora Mandiri, Jakarta Selatan, sempat mencekam Kamis sore. Lampu-lampu tiba-tiba padam, menyisakan cahaya remang dari lampu darurat. Kejadian ini berlangsung usai pemadaman listrik yang melanda sejumlah titik di Ibu Kota. Untungnya, situasi tak berlangsung lama. Kini, penerangan di stasiun sudah pulih seperti sedia kala.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 18.40 WIB menunjukkan aktivitas mulai normal kembali. Penumpang terlihat lalu-lalang, naik turun tangga dan eskalator. Tak ada lagi kepanikan yang tersisa, hanya sisa-sisa percakapan ringan soal gelapnya tadi.

Menurut Fikri, seorang satpam berusia 27 tahun yang bertugas, pemadaman terjadi tepat pukul 17.56 WIB.

"Mati lampu jam 17.56 WIB. Yang ini lampu mati. Cuman untuk yang lain nyala normal. MRT juga normal tetep jalan," jelasnya.

Dia menegaskan, meski sempat gelap, operasional MRT sama sekali tidak terganggu. Kereta tetap berjalan sesuai jadwal. Yang menarik, antrean atau penumpukan penumpang juga tidak terjadi.

"Naik-naik aja, cuma gelap. (Penumpang) Tetap-tetap masuk. Nggak ada penumpukan. Lah ini juga normal, eskalator juga, cuma lampunya aja," ucap Fikri sambil menunjuk ke langit-langit stasiun.

Namun begitu, penyebab pasti mati lampu itu masih menjadi tanda tanya. Fikri mengaku pihaknya belum mendapat informasi resmi dari manajemen.

"Kalau kita kan belum dapet info valid ya, takutnya saya salah. Kalau untuk dari pihak manajemennya belum ada info aktual nih, dari apa. Iya. Itu doang sih, cuman untuk, untuk yang lainnya hidup, cuma lampu aja emergency-nya hidup," tuturnya.

Jadi, meski sempat bikin deg-degan, gangguan listrik sore itu hanya sekejap. Lalu lintas penumpang di Istora Mandiri kembali berdenyut, meninggalkan kisah singkat tentang sebuah kota yang sesaat terhenti, lalu bangkit lagi.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar