Buronan Interpol Tersangka Perdagangan Orang Ditangkap di Bandara Bali

- Minggu, 22 Februari 2026 | 11:30 WIB
Buronan Interpol Tersangka Perdagangan Orang Ditangkap di Bandara Bali

Lalu, bagaimana modus kejahatannya? Ternyata, Rifaldo dan jaringannya memulai aksinya dengan iming-iming yang menggiurkan. Mereka menyebar lowongan kerja lewat media sosial. Gajinya disebut-sebut sangat tinggi, cukup untuk menarik perhatian banyak pencari kerja.

Namun begitu, janji manis itu berubah jadi mimpi buruk.

“Termasuk penyitaan paspor, upah yang tidak dibayarkan, serta kondisi pemaksaan yang mengharuskan korban membayar biaya sangat tinggi untuk mengundurkan diri atau kembali ke Indonesia,” jelas Ricky.

Singkatnya, korban bukannya mendapat pekerjaan yang dijanjikan. Mereka justru terperangkap, mengalami kekerasan berat, dan dipaksa bekerja dalam kondisi yang sulit untuk dilepaskan. Sebuah jebakan yang terencana dan kejam.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar